Mantan supir 11 Kali Gagal jadi Tentara, , Lulus Didatangi Pejabat

116 views

Tak ada perjuangan yang sia-sia. Sermadatar Amin Tuahta Perwari Bangun pernah menapaki jalan terjal sebelum sukses menjadi prajurit TNI.
Amin pernah mengalami kegagalan luar biasa. Kendati demikian, ada banyak dukungan yang diterima hingga mengantarkan Amin menuju pintu kesuksesan.
Lantas, siapa saja sosok yang terus mendukung Amin itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Edward Sitorus Papua Channel, Rabu (8/9/2021).
Berulang Kali Daftar Abdi Negara
Amin Tuahta Perwari Bangun gambaran sosok pria yang pantang menyerah. Tahun 2015 menjadi percobaan pertama baginya untuk mengikuti seleksi abdi negara sebagai polisi. Takdir berkata lain, namun ia terus mencoba.
“2015 Saya melakukan tes Polisi, memang cita-cita saya itu jadi abdi negara. Karena di daerah saya gak ada Kodam, jadi saya ikut tes polisi. Saya ikut tahun 2016, 2017 juga,” ungkapnya.

Hingga tahun 2017, Amin merasakan kegagalan saat mengikuti seleksi IPDN dan polisi. Kodam terdekat yang baru saja dibangun membangkitkan semangatnya, ia pun mendapatkan dukungan dari sang ayah.
“Saya coba IPDN, polisi, di samping itu saya kuliah juga. 2017 Kodam kebetulan baru dibangun, niatnya saya ini gak mau tentara karena agak takut untuk melaksanakan pendidikan,” terangnya.

“2018 Saya coba lagi, gagal lagi. Saya mendapatkan pekerjaan juga di instansi,” katanya.
“Dulu saya kerjanya jadi sopir pribadi pak, tenaga kontrak di salah satu pimpinan daerah,” ujarnya.

Momen Kelulusan Disaksikan Pejabat
Sembari bekerja menjadi seorang sopir pribadi, ia terus mendapatkan perhatian. Bahkan, dukungan terus mengalir baginya saat Wabup beserta istri mengetahui tekadnya yang ingin menjadi seorang prajurit.
Semangatnya bangkit kembali. Kesempatan yang diberi oleh Wabup beserta istri tersebut berbuah manis.
Ia lulus pendaftaran Akmil. Saat menjadi taruna, ia pun disaksikan secara langsung oleh Wabup Manokwari beserta istri yang datang ke lokasi.

“Waktu saya keterima itu beliau senang sekali. Waktu saya lulus itu beliau datang ke Magelang. Bapak Wakil Bupati Manokwari itu sama ibu,” terangnya.