Viral Wanita Yogyakarta Ini Punya ART dari 5 Negara, Begini Kisahnya

212 views

Wanita asal Yogyakarta ini menjadi atensi publik usai menceritakan tentang pengalamannya mempekerjakan ART. Dia mengaku mempunyai Aisten Rumah Tangga (ART) dari lima negara.
Ialah Primastuti Dewi Pobo yang mempunyai ART dari Filipina, Kolombia, Romania, Spanyol, dan Indonesia. Wanita yang akrab disapa Dewi itu mengungkapkan kisahnya melalui video YouTube yang hingga kini sudah ditonton lebih dari 700 ribu kali dan diwarnai lebih dari 2.000 komentar netizen.

Berikut kisah Dewi memiliki ART dari lima negara berbeda:

1. ART dari Filipina
Primastuti Dewi Pobo menuturkan dari semua ART yang pernah dipekerjakannya, ART dari Filipina harganya paling mahal diantara yang lain. Dan ART tersebut tak pernah bekerja seorang diri.

“Asisten rumah tangga dari Filipina itu termahal yang pernah kita pakai, saat kita berada di Irlandi waktu itu. Tarif perjamnya 50 Euro atau sekitar Rp 875 ribu/jam. Kalau datang ke rumah, selalu membawa suaminya,” kata Dewi.

Saat itu rumah Dewi di Irlandia penuh dengan kaca dan harus dibersihkan secara maksimal. Walaupun mahal, Dewi merasa puas karena kinerja ART Filipina itu baik dan sangat profesional.

“Jadi sekali datang dia bekerja sekitar 1,5-2 jam. Kami membayar untuk dua orang sekitar Rp 1.750.000. Kalau lebih dari setengah jam nambah 25 Euro,” tuturnyaa.

2. ART dari Kolombia
Menurut Dewi, ART dari Kolombia yang paling unik karena satu-satunya ART yang meminta password wifi. Meski demikian pekejaannya rapi dan sempurna. Dan ART tersebut selalu membersihkan rumah dengan alat yang dia mau saja.

“Misalnya kita biasanya membersihkan toilet pakai produk A, jadi dia yang punya wewenang dan standarnya sendiri,” ucapnya sambil tertawa.

ART dari Kolombia menurut Dewi sosoknya periang dan tidak pernah terlihat sedih. “Dia menyanyi dengan lantang, kadang suka mengganggu saja ketika saya berada di rumah. Tapi saya tidak pernah bilang setop,” tutur Dewi.

3. ART dari Rumania
Youtuber yang sudah mempunyai lebih dari 171 ribu subscribers itu mengucapkan pernah memakai dua jasa ART dari Rumania. Berdasarkan pengalamannya, para ART Rumania ini selalu membuat masakan yang enak, keibuan dan ramah.

“Dia ini memakai barang-barang branded, dibanding dengan barang saya. Saya pernah membeli baju dan tidak ada merek. Beberapa hari kemudian di handphonenya dia bajunya mahal dan menyuruh saya agar memakai baju tersebut,” kisah Dewi.

Selain ART dari Filipina hingga Spanyol, Dewi juga pernah mempekerjakan ART dari Spanyol.

4. ART dari Spanyol
Dewi mengatakan jika ART dari Spanyol lain daripada yang lain. Karena ART tersebut yang paling muda dan gadis desa yang polos. Meski demikian hasil kerjanya rapi, telaten dan baik.

“Dia tahu semua sudut rumah, dibersihkan sampai kalau ada barang yang hilang bisa ketemu sama dia,” tambahnya.

5. ART dari Indonesia
Ketika tinggal di Yogyakarta, Dewi pernah mempunyai ART seorang janda dengan satu orang anak (50 tahun). Dan ART tersebut tinggal bersama di rumah Dewi.

“Beberapa bulan kemudian dia menikah dengan guru yang hampir pensiun. Akhirnya suaminya datang setiap akhir pekan. Dan dia pernah membuat saya hampir emosi,” kenang Dewi.

ART tersebut pada akhir pekan saat suaminya datang ke rumah akan nonton televisi bersama di ruang tamu. Pernah pada suatu hari, Dewi menemukan hal tak terduga dari ART tersebut saat dia bangun di tengah malam karena ingin ke toilet.

“Saya mendengar ada yang mendesah gitu dari ruang televisi. Mereka kan pengantin baru dan saya sudah menghela nafas banget. Saya terpaksa menahan untuk ke toilet dan menunggu, saya semakin jengkel,” kisahnya.

“Saya menunggu selama setengah jam untuk hilang, saya nggak bisa tahan lagi. Saya harus keluar dan buka pintu, niatan saya nggak kepengen marah. Cuman buka pintu habis itu ke kamar mandi.”

Dewi pun terkejut ketika tahu pasangan tersebut sedang beribadah malam di ruang televisi dengan khusyuk. Dewi sontak hampir meneteskan air mata.
“Pas buka pintu saya merasa manusia paling naif dan jahat, karena ketika itu mereka ternyata sedang beribadah sholat tahajud. Bukan mendesah karena sedang berhubungan suami istri. Mereka sedang berdzikir, saya kadang suka menangis dan betapa mereka ini melakukan ibadah yang pernah saya prasangka jelek,” tuturnya panjang lebar.

Dewi pun menyesal karena sudah memikirkan hal yang sebelumnya ia pikirkan. “Sejak saat itu jangan pernah menghakimi atau merasa marah dengan orang lain. Merasa diri kita sendiri jika kita tidak melihat secara langsung apa yang mereka lakukan,” lanjutnya.

Kini tinggal di Spanyol, Dewi mengatakan biaya ART di benua tersebut pastinya jauh lebih mahal ketimbang di Indonesia. Biaya ART di Eropa rata-rata 10-15 Euro atau sekitar Rp 175-350 ribu/jam. Dan sebagai orang yang mempekerjakan ART dia juga harus membayar gaji satu bulan hiburan (gaji ke 13), di luar gaji per jam.

Dewi mengatakan tak semua orang Eropa memakai jasa ART, biasanya tergantung kebutuhan. Sebab membayar ART di Eropa tidak semudah seperti membayar di Indonesia.

Wolipop sudah mewawancarai Primastuti Dewi Pobo yang mengunggah video tersebut. Ia pun menceritakan alasan mengunggah video pernah memiliki 5 ART dari negara berbeda tersebut.

“Sebenarnya inti dari bahasan itu karena aku lihat banyak di antara kita yang sering men-jugde orang lain tanpa alasan. Bahkan termasuk saya sendiri,” ungkap Dewi kepada Wolipop melalui Whatsapp, Jumat (3/8/2021).

Di balik video Youtubenya tersebut, ia memberikan pesan moral bagi subscribersnya agar tidak hidup di luar batas kemampuan. Dan berprasangka buruk kepada orang lain.

“Pertama jangan berlebih-lebihan di luar kemampuan karena salah satu ART aku termasuk yang boros. Barang-barang yang dia punya hampir semua branded lebih mahal dari barang-baranng yang saya pakai,” jelasnya.

“Kedua jangan berprasangka buruk dengan orang lain karena kita tidak tahu ada apa dibalik itu. Aku juga pengen banget share pesan bahwa setiap orang itu unik. Tidak ada yang sama apalagi beda budaya beda negara beda watak. Jadi kita harus lebih bisa menghargai orang-orang yang bekerja sama kita,” lanjutnya.

Saat ini Dewi dan suaminya tinggal di Spanyol. Sebelumnya keduanya juga pernah menetap di Irlandia.

“Dan bagi saya pekerjaan ART bukanlah pekerjaan rendah. Aku memperlakukan mereka seperti keluarga. Kamu bisa lihat videoku ada yang tentang anak dan cucu ART datang menjenguk kami,” pungkasnya dengan ramah.

sumber: https://wolipop.detik.com/