Ibu Ini Tega Usir Anak dan Menantunya yang Baru Nikah, Kisahnya Malah Banyak Dapat Pujian dari Netizen

Usir anak dan menantunya dari rumah, ibu ini justru banjir pujian dari netizen.
Lho, kok bisa?
Sebelumnya, dilansir merdeka.com, Anita Martha Hutagalung baru saja menikahkan putranya Leonardo Damanik dengan pilihan sang putra yang bernama Yohana Ranita Gultom. Selepas menikah, keduanya memutuskan terbang ke Thailand selama satu minggu untuk berbulan madu.

Begitu keduanya pulang ke rumah, bukannya disambut bahagia, mereka justru mendapat kabar mengejutkan dari sang ibu yang meminta mereka untuk meninggalkan rumah.
Ke esokan harinya, Leo dan Iyo, sapaan akrabnya, langsung mengemasi barang mereka dan keluar dari rumah tersebut seperti permintaan Anita.

Sikap dan tindakan Anita memang bisa dibilang keterlaluan, tapi ia mengungkapkan alasan yang cukup rasional.
Ia mengatakan:
“Bagiku pribadi ,anakku kawin itu untuk “membangun” rumah tangganya. Suami dan Istri. Bukan untuk supaya ada temanku, ramai rumahku. Alasan menikah itu bagiku karena cinta.”

“Anak perempuan orang itu, dirumahnya di manja di sayang, dicukupi kebutuhannya oleh kedua orang tuanya. Bahkan ada yg hidup dengan banyak pelayan dirumahnya. Apa apa tersedia , pokoknya senanglah hidupnya. Lalu dia tinggalkan itu semua demi hidup bersama laki laki yg dicintainya.”

“Menurutku kalau laki lakinya tidak bisa menyenangkan, membahagiakan istrinya lebih dari , atau setidaknya sama seperti sebelum menikah. Ngapain kau kawini anak gadis orang.”
Netizen yang membaca postingannya di Facebook langsung membanjiri pujian. Banyak yang merasa salut padanya, bahkan tak sedikit yang ingin bisa memiliki pemikiran sepertinya.

“Gaul bangat ibu mertua begini.. mertua zaman now… bisa gk ya kelak aku begitu..”
“Pemikiran dan mertua yg luar biasa”
“Indah betul klo punya mertua seperti itu,damai sentosa x hidupku”

“Ini baru pemikiran mertua dan ibu hebat… Salut aq sma ibu ini.. Pemikiran yg cemerlang.. Mantappppppppp mantappppppp”
“Salut, smoga kelak sy bs menajdi ibu yg realistis sperti ini bkn yg dramatis…. Tdk terlalu menuntut kwajiban k ank …..smoga stiap ortu dan ank ank tau hak dan kwajuban masing masing…. Sehinga melakukan hak dsn kwajiban dg ksadaran sndri dan keihklasan bkn krn tuntutan.”
“Mama mertua yg top nih ,, jarang banget yg kaya begini …”