Awalnya ‘Dijebak’, Bule Belanda Akhirnya Nikah dengan Pengamen Bandung karena Ini

Pernikahan setiap pasangan memang berlandaskan pada beragam hal. Tak terkecuali dengan situasi menjebak yang dialami oleh pasangan beda negara berikut.
Hal tersebut dialami oleh pria kelahiran Bandung bernama Tomi, dengan seorang wanita bule asal Belanda, yakni Tessa.

Diceritakan oleh keduanya, mereka bertemu saat Tessa tengah menjalani studi. Kala itu dirinya mengambil study double degree di ITB dan kampus di Belanda.

“Kami bertemu 8 tahun yang lalu (sekarang 9 tahun). Saat itu istri saya lagi study double degree S2, tahun pertama di ITB lalu balik ke Belanda,” ungkap Tomi, dikutip dari channel YouTube Tess & Tom pada Kamis (26/8/2021.)

Tomi ungkap, pertemuan mereka itu justru terjadi kala Tessa akan meninggalkan Indonesia. Di momen tersebut, hubungan mereka mulai terjalin dengan jebakan yang disusun oleh dirinya sendiri.

“Terus kita bertemu saat akan balik ke Belanda sekitar pertengahan tahun 2012” kata tom.

“Pas ketemu di tahun 2012, aku dijebak untuk kencan. Aku pikir tadinya bakal ada orang lain yang ikut, tapi ternyata tidak,” sambung Tessa.

“Jadi kamu terjebak dalam mobil sama aku saja ternyata,” jawab Tomi pada sang istri mengingat kejadian tersebut.

Meski terjebak, Tessa mengakui bahwa saat itu ia memang merasa jatuh cinta pada Tomi. Bahkan, ia memiliki keyakinan untuk menikahi sosok yang diketahui sebelumnya bekerja sebagai pengamen tersebut.

“Tapi ternyata aku benar-benar jatuh cinta sama dia. Aku bahkan sudah siap buat nikahi pria ini, waktu itu,” akunya.

Karena Tessa tak memiliki waktu yang banyak, kemudian ia kembali ke Belanda. Terkait hubungan asmara, mereka lantas menjalani hubungan jarak jauh (LDR).

“Tapi aku harus kembali ke Belanda karena harus selesaikan studi master. Pas tahun itu juga di Belanda aku dapat beasiswa pertukaran ke Florida, USA (Amerika Serikat).”

“Dan saat itu, kami putus. Alasannya, pernah bayangkan bagaimana punya perasaan ‘butterfly’ dalam hubungan? Tapi kami berhubungan dengan jarak beda waktu hingga 12 jam. Itu sulit sekali,” tutur Tessa.

“Pas kamu bangun, pasangan kamu baru mau tidur,” sambungnya.

TOMI DAN TESSA PUTUS DAN KEMBALI PACARAN

Hingga pada satu waktu, hubungan LDR yang dijalani itu terasa semakin berat. Keduanya tak dapat menahan rindu, akibatnya mereka pun memutuskan untuk berpisah.
“Saat kamu lagi menjalani hari dengan fokus, lalu pasangan menghubungi sambil nangis karena rindu, and i was like ‘I love you alot, but i can’t handle this anymore’. Jadi, kami putus di tahun 2013,” kenang Tessa.

Sejak saat itu, Tomi dan Tessa pun menjalani hubungan dengan orang baru. Namun yang namanya jodoh, keduanya pada akhirnya bertemu kembali.

“Kamu punya hubungan baru dengan orang lain, aku juga. Tahun 2017 kita bertemu lagi…” ungkap Tessa menggantung.

“Aku berusaha bertemu dengan mu pada 2015, saat itu kamu dengan seseorang, aku dengan orang lain. Dan pada akhirnya bertemu pada 2017,” lanjut Tom.

Saat pertemuan tersebut, Tessa mengakui bahwa saat itu, teryata dirinya masih memiliki perasaan pada Tomi. “Nah pada 2017 itu, buat aku semuanya masuk akal. Aku benar-benar merasakan bahwa aku masih benar-benar menyukai pria ini, ” aku Tessa.

Pertemuan Tomi dan Tess pada 2017 itu nyatanya menjadi titik balik pada hubungan mereka berdua, Bunda. Saat bule Belanda itu datang ke Indonesia untuk liburan, malamnya ia dan Tomi pun kembali berkencan.
“Apa yang terjadi? Saat itu aku menemuinya di Yogya. Dia baru mulai bisnis pertamanya di sana,” ungkapnya.

Tessa yang terbang jauh dari Belanda dijemput langsung oleh Tomi di bandara. Dalam mobil, awalnya mereka saling diam hingga Tessa memberanikan diri untuk bertanya terlebih dahulu.

“Dia menjemput ku di Airport, lalu aku duduk di mobilnya sekitar hampir setengah jam dan akhirnya aku bicara karena kami tidak punya banyak waktu. aku cuma liburan dan harus kembali ke Belanda buat kerja.”

“Aku bertanya ‘Apa kita akan berkencan secara resmi nanti malam?,” sambungnya.

Pertanyaan Tessa tersebut disambut baik oleh Tomi. Malam itu juga, keduanya pun makan malam bersama dan resmi berkencan kembali. “Lalu kami kencan,” tutur Tessa.

Sejak saat itu, hubungan mereka pun semakin serius. Setahun setelah pertemuan tersebut, mereka memutuskan untuk bertunangan dan beberapa waktu setelahnya, Tomi dan Tessa pun resmi menikah.

“Dan setahun kemudian tunangan lalu di tahun berikutnya, 2018 kami nikah yang pertama di Belanda kemudian yang kedua pada 2019 di Indonesia,” beber Tessa.