10 Tahun Dapat Kekerasan dari Ayahnya, Wanita Ini Mohon Perlindungan dan Ingin Rasa Aman

Pernah disekap, sampai dipukuli dengan helm sampai pingsan.
Setiap ingin mempunyai keluarga yang bahagia. Namun nyatanya, sebagian orang di luar sana mempunyai keluarga yang sebaliknya. Tak sedikit yang mengalami kekerasan di rumah tangga.

Begitu juga yang dirasakan oleh wanita ini. Dia mencurahakan isi hatinya yang selama ini begitu membuatnya derita melalui laman pribadi Instagramnya @sheyriela.
Hendak Dipukuli Ayahnya
Wanita tersebut menceritakan pada 06 April 2021 pukul 22.05, ayahnya mencoba untuk memukulnya dengan kayu ke kepalanya. Kemudian juga mengarahkan senjata tajam ke arah leher kirinya. Untungnya, ada adik laki-lakinya yang mencoba untuk menghalangi. Ayahnya tersebut pun ke kamarnya dan menghancurkan segalanya yang ada, kemudian kembali lagi dan ribut dengan adiknya yang mencoba untuk menghentikannya.

Wanita ini bernama Sheyriela. Dia dan keluarganya di rumah itu memohon pertolongan terhadap para netizen dan pihak terkait agar masalahnya itu bisa segera ditangani. Ia pun merekam kejadian pada hari itu dan berharap video tersebut tersebar dan viral agar kasus kekerasan di rumah itu kepada keluarganya segera selesai. Dia, saudara dan ibunya begitu ketakutan.
Untuk selengkapnya, kamu bisa melihat sendiri video tersebut pada postingan Instagram Sheyriela sendiri ini. Sheyriella bahkan sampai menyebutkan akun pihak kepolisian karena benar-benar butuh pertolongan.

Sudah 10 Tahun
Ternyata, di kolom komentar Sheyriela menjawab komentar netizen bahwa kekerasan tersebut yang dilakukan oleh ayahnya sudah terjadi selama 10 tahun. Sheyriela, adik dan ibunya pernah disekap, tidak dikasih makan, bahkan pernah diseret seperti sampah. Pernah juga pukuli pakai helm sampai pingsan.

” 10 tahun saya, ibu dan adik saya dipukuli, dihajar habis-habisan. Disekap tidak dikasih makan, dipermalukan, diseret seperti sampah. Dipukul pakai jam dinding yang besar, helm sampai pingsang, disuguhi berbagai jenis sajam. Saya sudah hopeless. Apakah kamu kira ada seorang anak tega mempermalukan ayah sendiri? Saya takut, ibu saya dan adik saya takut. Sebelum komentar, coba bayangkan jika ini terjadi dikeluargamu.”