Perjuangan Seorang Ayah, Rela Jalan Kaki Jualan Pisang Puluhan KM Demi Beli Kuota Internet Anak

Ayah adalah sosok yang begitu penuh perjuangan. Setiap pengorbanan yang ia lakukan adalah bukti cintanya pada anak dan istrinya. Mereka rela melakukan apapun demi bisa membahagiakan keluarga.

Mungkin itulah potret perjuangan ayah yang ada pada diri seorang pria ini. Ia rela berjalan kaki puluhan kilometer menjajajkan pisang demi bis mencari nafkah. Cerita Cinta, Perempuan ini Baru Menikah di Usia ke-70 sampai Wanita 77 Tahun Dinikahi ABG

Dilansir dari video Youtube Wartabromo TV, pri ini bernama Sneman. Pria paruh baya ini diketahui tinggal di Desa Desa Tempuran, Pasrepan, Pasuruan, Jawa Timur.

Beliau rela menjjakan pisang dengan berkeliling berpuluh-puluh kilometer. Semua hal itu dilakoninya demi kuota internet agar anaknya mampu menimba ilmu.

Puluhan kilometer menjadi jalan panjang bagi Sneman untuk mencari nafkah bagi keluarga. Dari tempat tinggalnya, Sneman tak menggunakan kendaraan untuk mengadu nasib di jalanan. Ia rela berjalan kaki seorang diri sembari memikul pisang.

” Enggak naik apa-apa. Berjalan kaki,” ucapnya.

Segala pekerjaan bakal dijalani Sneman untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebelumnya, Sneman yang bekerja menjadi kuli angkut terpaksa harus berhenti lantaran kian sepi. Alhasil, ia menjual pisang hingga umbi-umbian hingga menempuh jarak yang jauh dari tempat tinggal.

” Kadang saya bawa pisang, umbi-umbian. Kadang ke Purwosari, ke Kejayan,” terangnya.

Perjuangan Sneman untuk menjajakan pisang tak bisa diremehkan. Sedari subuh, Sneman seketika memberanikan diri, mulai menyusuri jalanan, berharap bertemu para pembeli.

Perempuan Ini Kaget Ada Polisi Jualan Koran di Jalan, Ternyata Alasannya Bikin Tersentuh
Perjuangan panjangnya tak serta-merta melupakan Yang Maha Kuasa. Kresek hitam berisi sarung sebagai alat ibadah menjadi teman perjalanannya.

” Ini sarung buat salat. Dari tadi subuh (berangkat)” ungkapnya.

Ujung dari perjuangan Sneman sedari pagi buta itu demi menafkahi sang buah hati. Kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan para siswa belajar jarak jauh membuat sang buah hati membutuhkan kuota internet.

” Ya dapat sedikit-sedikit buat uang anak sekolah. Cari uang jajan sama untuk apa itu buat beli paketan (internet)” ceritanya.

Sneman dengan sekuat tenaga pun berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan sang buah hati sembari berharap kehidupan yang dijalani bakal menjadi lebih baik.

Sumber : diadona.id