Kisah Haru Perjuangan Ayah Memulung Sambil Asuh Anak, Kasih Susu di Trotoar

730 views

Tidak hanya ibu, seorang ayah juga ingin memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Hanya saja caranya yang memang berbeda.

Ayah akan bekerja untuk mendapatkan penghasilan sehingga bisa digunakan untuk membiayai kehidupan keluarga, termasuk anaknya.

Selama kita tumbuh dari bayi hingga anak-anak, kebanyakan dari kita mungkin tidak tahu persis perjuangan seorang ayah.

Meski begitu, kita harus tetap membahagiakan ayah kita selagi masih ada. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena kehilangan ayah.

Cerita Haru Ayah Asuh Bayi 7 Bulan Sambil Memulung

Berikut ini kisah perjuangan seorang ayah dalam membesarkan anak dan membahagiakan keluarga yang dibagikan akun Instagram @sekitarbandung.com.

Cerita ini sebenarnya kisah Humas Basarnas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor, saat menemukan seorang ayah lagi kasih susu ke anaknya di atas trotoar.

Kondisi mereka cukup memprihatinkan. Anaknya yang masih bayi diletakkan di trotoar dengan alas selembar kardus.

Sementara sang ayah memberikan susu sambil memegangi becak gerobak hasil memulung.

Nama bocah lucu berusia 7 bulan itu adalah Seno. Setiap hari Seno diajak ayahnya yang biasa dipanggil Pak Dede bekerja memulung di sekitar Bandung.

” Saat saya samperin, terlihat sekali ayahnya kerepotan,” kata Joshua mengenang kisah tersebut.

Menurut pemilik akun Instagram @banjarnahor ini, Pak Dede kerepotan karena harus mengasuh Seno sambil bekerja jadi pemulung.

” Di satu sisi harus memberikan susu ke anaknya, di satu sisi lainnya harus memegang becak gerobak hasil memulung,” ujar Joshua.

Joshua yang merasa iba, menolong Pak Dede dengan menggendong Seno. Joshua juga mengajak Pak Dede untuk mengobrol.

Dari sinilah Joshua tahu betapa berat perjuangan seorang ayah dalam membesarkan anak dan membahagiakan keluarganya.

Pak Dede bekerja memulung dengan memutari Kota Bandung setiap hari. Saat ditanyakan ibunya Seno di mana, Pak Dede memberikan jawaban yang mengharukan.

Menurut Pak Dede, istrinya di rumah sakit-sakitan. Mereka tinggal di belakang Griya Kiaracondong.

Karena alasan itulah, Pak Dede terpaksa membawa Seno ikut memulung bersamanya setiap hari di sekitar Kota Bandung.

Mendengar cerita Pak Dede, Joshua pun mengingatkan kalau kita masih sangat kurang bersyukur dengan apa yang dimiliki.

” Di saat tercukupi tapi kadang kita masih aja ngeluh. Semoga kita bisa terus bersyukur ya dan jadi pembawa kebaikan di manapun,” pungkas Joshua.