Sudah Dikremasi, Wanita yang Dinyatakan Meninggal Ini Tiba-Tiba Pulang ke Rumah dalam Keadaan Sehat

Kejadian mengejutkan telah menimpa sebuah keluarga di India yang sedang berduka. Mereka dilanda duka mendalam atas kematian seorang wanita yang dinyatakan meninggal pasca tertular Covid-19.

Di tengah duka keluarga, tiba-tiba muncul wanita yang ditangisi tersebut. Ya, sosok yang dirindukan kerena dianggap telah meninggal tersebut kembali pulang ke rumah dalam kondisi sehat dua minggu pasca dikremasi. Keluarga Muktyala Girijamma berduka tepatnya pada 15 Mei 2021 lalu kala mendapat kabar wanita tersebut meninggal dunia karena tertular virus corona.

Melansir dari Dailystar, lantaran prosedur kesehatan Covid-19 yang sangat ketat, keluarga hanya dapat melihat jasad Muktyala yang terbungkus plastik dengan rapat sampai proses kremasi usai dilakukan.

Sang keponakan, Nagu, mengungkan bahwa sebelumnya pihak keluarga juga telah mengunjungi Muktyala di Rumah Sakit Umum Pemerintah Vijayawada. Kendati demikian, mereka hanya diberitahu bahwa wanita tersebut telah meninggal dunia.

” Dokter yang berjaga pada hari itu salah memberi tahu paman saya bahwa bibi telah meninggal karena Covid. Padahal bibi telah dipindahkan ke bangsal lain,” kata Nagu.

Percaya dengan penjelasan dokter jaga kala itu, keluarga Muktyala langsung menuju kamar mayat untuk mengambil jenazah wanita tersebut. Dengan perasaan sedih yang memuncak, keluarga Muktyala membawa jenazah terbungkus plastik tersebut ke rumah dan segera melakukan kremasi.

” Kami tidak sadar telah membawa jenazah wanita lain. Karena kami tidak dapat memeriksanya sebab sudah terbungkus plastik. Sekarang kami tidak tahu siapa wanita yang kami kremasi itu,” ujar Nagu. Muktyala sendiri pulang ke Desa Christianpet yang berada di Jaggaiahpet Mandal di Distrik Krishna tepanya pada hari Rabu, 2 Juni 2021.

Dia sampai tepat sebelum anggota keluarga melakukan Shraddha – upacara perpisahan terakhir untuk kerabat yang telah meninggal. Sementara itu, Muktyala mengatakan rumah sakit sempat menawarkan uang 3.000 rupee (sekitar Rp558 ribu) untuk ongkos pulang. Namun ia memilih untuk berjalan kaki saja.

Kejadian lucu juga terjadi dalam keluarga mereka. Ya, seolah tak kaget dengan peristiwa yang menimpanya, kata-kata pertama yang terlontar kepada kerabat yang tercengang ketika dia sampai di rumah adalah ‘Kok tidak ada yang datang menjemput saya?’.

Namun sangat disayangkan, kebahagiaan keluarga Muktyala tidak berlangsung lama. Putranya yang berusia 36 tahun justru menghembuskan napas terakhir akibat tertular Covid-19.

Putra Muktyala yang bernama Ramesh masuk rumah sakit di hari yang sama dengan dirinya, meninggal karena tertular Covid-19 pada 23 Mei lalu.

sumber : diadona.id