Cerita Dagestan, Kampungnya Khabib satu-satunya Wilayah Rusia yang Mayoritas Muslim

Nama Dagestan memiliki arti ‘tanah di antara pegunungan’. Puncak pegunungan di beberapa wilayah tertentu hanya dapat diakses dengan menggunakan helikopter.

Ibukota Republik Dagestan adalah Makhachkala. Berada di pesisir Laut Kaspia, kotanya berfungsi sebagai pelabuhan perdagangan utama.

Islam masuk ke Dagesta sekitar abad ke-8. Menjadi muslim pertama, Dagestan masih sangat kuat dengan nuansa islam dan kini jadi yang terbesar di Rusia.

Meski pernah berganti-ganti kekuasaan dari ke tangan Persia, Mongol, sampai Republik Soviet otonom dalam Federasi Dagestan tetap mempertahankan keislamannya.

Melalui banyak pemberontakan setelah Uni Soviet jatuh, penguasa Dagestan saat itu menyatakan kesetiaannya kepada Rusia.

Dipimpin oleh seorang presiden, Dagestan memiliki kuasa dengan tetap mengacu pada hukum yang berlaku di Rusia. Indonesia sendiri sempat punya pusat studi nusantara di sana, lho.

Jadi Islam pertama, sudah sewajarnya ada masjid tertua di sana. Masjid Jumah yang berada di Derbent, Dagestan menjadi saksi bisu perjalanan Islam di sana.

Masjid ini dibangun pada tahun 733 sampai 734. Ini membuat Masjid Jumah masuk dalam daftar situs warisan budaya UNESCO.

Bicara budaya, Dagestan tak kalah menariknya dengan daerah lain. Tanah di pegunungan ini memiliki ragam etnis dan bahasa. Ada lebih dari 30 bahasa daerah yang dimiliki Dagestan. Sementara etnis terbesarnya adalah Avar.

Dipimpin oleh seorang presiden, Dagestan memiliki kuasa dengan tetap mengacu pada hukum yang berlaku di Rusia. Indonesia sendiri sempat punya pusat studi nusantara di sana, lho.

Jadi Islam pertama, sudah sewajarnya ada masjid tertua di sana. Masjid Jumah yang berada di Derbent, Dagestan menjadi saksi bisu perjalanan Islam di sana.

Masjid ini dibangun pada tahun 733 sampai 734. Ini membuat Masjid Jumah masuk dalam daftar situs warisan budaya UNESCO.

Bicara budaya, Dagestan tak kalah menariknya dengan daerah lain. Tanah di pegunungan ini memiliki ragam etnis dan bahasa. Ada lebih dari 30 bahasa daerah yang dimiliki Dagestan. Sementara etnis terbesarnya adalah Avar.

Sumber: detik.travel