Bahaya! 6 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Penyebab Kanker yang Kerap Tak Disadari

Tak bisa dipungkiri bahwa kanker menjadi salah satu penyakit yang ditakuti oleh siapapun.

Beragam kanker bisa saja menjangkit siapapun dengan berbagai sebab, salah satunya gaya hidup yang tak beraturan dan terkadang disepelekan.

Beberapa kebiasaan yang dianggap sepele ini juga terkadang tidak kita sadari dan ujung-ujungnya tak menyangka bahwa bisa menyebabkan kanker.

Tentunya jika ingin terhindar dari kanker, kebiasaan-kebiasaan sepele yang kerap dilakukan sehari-hari dengan risiko menyebabkan kanker harus segera dihindari.

Berikut ini telah dirangkum 6 kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan kanker. Artikel ini telah tayang di Ringtimesbali.com dengan judul 11 Kebiasaan Sepele Penyebab Kanker, Hindari Sebelum Terlambat

1. Terlalu Banyak Makan Gula

Orang Amerika makan terlalu banyak makan gula tambahan, dan itu dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker. Pedoman Diet terbaru untuk orang Amerika merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 12 sendok teh gula sehari.

Rata-rata orang Amerika mendapat 17 sendok teh! Makan terlalu banyak gula tambahan dapat menyebabkan obesitas dan peradangan. Ini adalah dua faktor risiko kanker.

Kurangi gula tambahan dalam makanan Anda. Itu lebih mudah dilakukan, karena sekarang produsen makanan diharuskan mencantumkannya sebagai baris terpisah pada label Fakta Gizi. Periksa mereka di setiap produk kemasan yang Anda beli.

2. Makan Daging Olahan

Pada 2015, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker secara resmi mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen bagi manusia; mereka disiapkan dengan bahan kimia yang telah ditemukan merusak sel-sel di usus besar dan rektum.

Faktanya, makan hanya 1,8 ons sehari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 18 persen. Apa yang dihitung sebagai daging olahan? Ham, sosis, hot dog, pepperoni dan salami, dendeng, dan daging deli, termasuk kalkun dan daging sapi panggang.

MD Anderson Cancer Center merekomendasikan makan daging olahan lebih jarang atau tidak sama sekali, dan meningkatkan jumlah makanan nabati atau tanpa daging yang Anda makan setiap minggu.

3. Makan Makanan Olahan

“Makanan olahan dikemas dengan berbagai bahan kimia beracun yang dapat meningkatkan risiko kanker,” kata Yeral Patel, MD , seorang dokter pengobatan keluarga bersertifikat di Pantai Newport, California.

“Konsumsi makanan olahan menyebabkan peradangan. salah satu penyumbang utama kanker dan makanan ini juga kekurangan mikronutrien utama (vitamin dan mineral esensial) yang menjadi sandaran tubuh kita untuk membersihkan diri dari racun berbahaya.”

Penuhi diet Anda dengan sebanyak mungkin makanan utuh, dan pastikan makanan kemasan yang Anda beli mengandung sesedikit mungkin bahan.

4. Bekerja di Late Shift

Wanita yang bekerja shift malam memiliki risiko kanker 19 persen lebih tinggi, menurut meta-analisis studi 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Biomarkers and Prevention.

Para peneliti berteori bahwa begadang di malam hari mengganggu produksi hormon tidur melatonin, yang dapat melindungi dari penyakit. Sehingga kebiasaan ini dapat menyebabkan kanker.

5. Menggunakan bedak tabur

Sebuah studi di jurnal Epidemiology menemukan bahwa penggunaan bedak tabur (bedak bayi) di area sekitar alat kelamin meningkatkan risiko terkena kanker ovarium hingga 33 persen.

Studi lain menemukan bahwa menggunakan bedak tabur meningkatkan risiko kanker endometrium hingga 24 persen. Mengapa? Beberapa peneliti berteori bahwa bedak, mineral yang ditambang untuk membuat bedak, sering terkontaminasi dengan asbes, karsinogen yang kuat.

Hindari bedak talk. Untuk kebersihan pribadi, gunakan alternatif alami seperti tepung maizena.

Beberapa wadah plastik mengandung BPA, hormon sintetis yang dapat mengganggu sistem endokrin tubuh dan berpotensi meningkatkan risiko kanker payudara.

Tidak pasti bahwa plastik benar-benar menyebabkan kanker. Namun sebaiknya pilih plastik yang bebas BPA dan gunakan wadah alternatif, seperti kaca, jika memungkinkan.