Yuk Konsumsi Jamu Kunyit Asam, Minuman Tradisional Tinggi Antioksidan

250 views

Indonesia dikenal sebagai “gudangnya” jamu. Berbagai jamu diciptakan di negara kita dan memiliki khasiatnya masing-masing. Mulai dari beras kencur, sinom, kunci suruh, pahitan, temulawak, galian singset, hingga kunyit asam.

Salah satu jamu yang sering dikonsumsi adalah kunyit asam. Jamu ini terbuat dari kunyit, asam jawa, gula merah, gula putih, dan garam. Apa khasiat atau manfaat jamu kunyit asam bagi kesehatan?

1. Senyawa kurkumin pada kunyit memiliki antioksidan tinggi

Mengacu pada penelitian berjudul “Potensi Minuman Kunyit Asam (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.) sebagai Minuman Kaya Antioksidan” yang dipublikasikan di Jurnal Agritech tahun 2014, salah satu penyebab warna kuning pada kunyit adalah pigmen curcumin. Senyawa ini mempunyai aktivitas antioksidan tinggi, antiinflamasi, dan antikanker.

Menurut studi berjudul “Sinergisme Aktivitas Antioksidan Kunyit Asam (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.) sebagai Penangkap Radikal Bebas” dan dipublikasikan pada tahun 2008, menunjukkan bahwa ekstrak kunyit asam mempunyai sinergisme antioksidan sangat kuat.

Ternyata, bagian rimpang kunyit memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibanding bagian empu (induk) kunyit. Melansir MayoClinic, antioksidan adalah zat yang bisa melindungi sel dari radikal bebas.

2. Memiliki nilai total fenolik tertinggi saat dimasak dengan waktu tertentu

Senyawa nabati yang mengandung fenol dikenal sebagai antioksidan. Artinya, bisa menghentikan reaksi radikal bebas dengan molekul lain di tubuh, mencegah kerusakan DNA, dan memiliki efek kesehatan jangka panjang.

Fenol terdapat dalam buah dan daun asam. Menurut studi berjudul “Review: Free Radicals and Antioxidant in Normal Physiological Function and Human Disease” yang diterbitkan di Journal of Agricultural and Food Chemistry, menyatakan bahwa proses pemasakan yang lebih lama akan membuat senyawa fenolik mengalami penurunan.

Nilai fenol tertinggi adalah 1,02 g GAE/100 g dengan komposisi 75 persen daun asam dan 25 persen buah asam dengan waktu pemasakan 2,5 menit. Ini dibuktikan dalam penelitian berjudul “Potensi Minuman Kunyit Asam (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.) sebagai Minuman Kaya Antioksidan”.

3. Tinggi vitamin C jika asam dimasak tidak terlalu lama

Buah asam ternyata tinggi vitamin C! Kadar vitamin C tertinggi adalah 0,704 mg/100 g dengan komposisi 100 persen buah asam yang dimasak selama 2,5 menit. Jika dimasak selama 5 menit, maka kadar vitamin C akan berkurang.

Menurut buku berjudul Tanaman Obat Tradisional yang ditulis oleh Thomas A.N.S, menjelaskan bahwa kandungan daging buah asam, yakni asam tatrat, asam sitrat, asam askorbat, asam asenat, asam malat, dan asam suknisat. Sementara, daun asam mengandung flavonoid, tanin, dan saponin.

Mengapa kadar vitamin C berkurang saat dimasak lebih lama? Menurut buku berjudul Pangan, Gizi dan Pertanian, yang ditulis oleh Herper dkk., waktu pemasakan yang lebih lama membuat vitamin C mengalami kerusakan karena sifatnya yang larut dalam air, tidak tahan panas, dan mudah teroksidasi.

4. Meredakan nyeri menstruasi

Jamu kunyit asam banyak dimanfaatkan untuk meredakan nyeri haid. Buktinya ada dalam studi berjudul “Pengaruh Minum Kunyit Asam terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dismenorea pada Siswi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Jatinom Klaten” yang diterbitkan di Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan pada tahun 2014.

Penelitian ini melibatkan 44 responden, yang mana 33 orang mengeluhkan nyeri haid ringan dan 11 orang merasakan nyeri haid sedang. Setelah minum kunyit asam, 17 orang mengaku tidak mengalami dismenorea lagi, sebanyak 21 orang masih merasakan nyeri ringan, dan 6 orang masih mengeluhkan nyeri dengan tingkat sedang.

Minuman kunyit asam bisa dijadikan solusi untuk mengurangi nyeri pada dismenorea primer karena memiliki efek samping minimal dan tidak berbahaya apabila dikonsumsi sebagai suatu kebiasaan. Yuk, buktikan sendiri khasiatnya!

5. Menurunkan kadar glukosa darah

Orang-orang dengan diabetes mungkin bisa mempertimbangkan untuk minum kunyit asam. Berdasarkan penelitian berjudul “Minuman Kunyit Asam (Curcuma domestica Val.- Tamarindus indica L.) sebagai Penurun Kadar Glukosa Darah” yang dilakukan oleh Sri Mulyani dari Universitas Udayana, minuman ini menghasilkan sinergisme antioksidan kunyit dan buah asam.

Minuman ini bisa menghambat aktivitas enzim α-glukosidase dan terbukti menurunkan kadar glukosa darah. Agar efektif dan aman mengendalikan gula darah pada penderita diabetes melitus, harus menggunakan rimpang kunyit dengan umur panen minimal 9 bulan, buah asam jawa, dan aspartam sebagai pemanis rendah kalori.

Nah, itulah sederet manfaat dari jamu kunyit asam. Rutin konsumsi dan rasakan sendiri manfaatnya!