Candi Cetho, Candi Di Atas Awan yang Mengagumkan

112 views

Sejarah Indonesia memang tidak lepas dari yang namanya Kerajaan-kerajaan yang mejadi cikal-bakal terbentuknya negara ini. Berbicara mengena masalah Kerajaan maka, tidak akan lepas dari yang namanya situs bersejarah. Situs-situs ini pun beragam bisa dengan peninggalan prasasti bisa pula peninggalan berupa candi.

Soal Candi, ada sebuah candi yang letaknya berada di atas ketinggian. Tepatnya berada di lereng Gunung Lawu dan dijadikan salah satu tempat sebagai jalur pendakian. Walaupun, jauh dan membutuhkan waktu yang lama karena memutar. Namun, jalur pendakian ini memiliki pemandangan yang sangat mengesankan, dibandingkan dengan Jalur pendakian yang lain.

Tempat yang mengesankan itu bernama Candi Cetho. Candi yang bercorak agama Hindu ini diperkirakan dibangun pada masa kerajaan Majapahit. Letaknya berada di 1496 mdpl, menjadi salah satu candi tertinggi di Indonesia bersama dengan Candi Arjuna, Candi Gedong songo dan Candi Ijo.

Rute, Lokasi, dan Harga Tiket Masuk
Candi Cetho berada di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Menuju ke kawasan ini pun bisa dibilang susah-susah gampang. Wisatawan yang berasal dari Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta bisa menuju kearah Solo. Dari sini wisatawan menuju kearah karanganyar yang menjadi tempat berdirinya Candi.

Saat tiba di terminal Karangpandan, wisatawan akan dihadapkan pada dua jalur. Jika, wisatawan belok ke kanan, atau mengikuti jalur aspal maka, wisatawan akan pergi mengunjungi Tawangmangu. Menuju ke Candi Cetho wisatawan hanya perlu berjalan lurus ke arah kebun teh kemuning.

Ikuti saja jalan dan petunjuk yang ada di kawasan ini. Setelah melewati jembatan, jalanan mulai menanjak dan juga berliku. Hanya saja, wisatawan tidak perlu khawatir karena, kondisi jalan begitu ramah untuk kendaraan wisatawan semua.

Ikuti saja jalur lurus dan jangan belok ke kanan atau ke kiri. Karena, bila wisatawan belok ke kiri, maka jalanan akan berputar. Lebih baik, wisatawan menempuh jalur menuju Tahura dan alas karet. Wisatawan bisa memanfaatkan kawasan ini untuk beristirahat dan mengambil beberapa sudut wisata alas karet yang mengesankan.

Setelah melanjutkan perjalanan, wisatawan akan tiba di terminal Ngargoyoso, terminal ini digunakan sebagai terminal terakhir bagi wisatawan yang memutuskan untuk naik transportasi umum. Ambil jalur lurus menuju kearah kemuning.

Tags: #candi cheto